Seperti Apa Kehidupan yang Ideal dan Bagaimana Mewujudkannya?


Kehidupan akan terus berjalan, suka atau tidak suka, siap ataupun tidak. Tapi pernahkah Anda berfikir seperti apa kehidupan seharusnya berjalan? Apakah dengan bangun pagi, berangkat kerja, makan siang, pulang, makan malam dan tidur, lalu mengulanginya lagi esok hari cukup dikatakan sebagai kehidupan yang ideal?


Mari kita bahas!


Kebanyakan dari kita sering terjebak dalam rutinitas sehari-hari yang begitu padat hingga kita lupa bagaimana gambaran kehidupan yang lebih besar yang ingin kita capai. Kita bahkan tidak bisa membedakan antara kehidupan yang kita jalani dan kehidupan yang yang harusnya kita jalani.  


Mari kita kupas lebih dalam!


Ketika Anda bangun pagi, apa yang Anda pikirkan pertama kali? Pekerjaan Anda yang menumpuk dengan segudang jadwal pertemuan hari ini? Atau rasa bersemangat untuk menghadapi pekerjaan Anda nanti?


Sebagian dari kita tetap menjalani pekerjaan atau kehidupan yang bahkan tidak kita sukai, tinggal di kota yang tidak nyaman bagi kita dan juga berhubungan dengan rekan kerja yang toxic. Apakah ini sebuah kehidupan yang ideal? Jawabannya, bisa ya, bisa tidak.

Apa Itu Kehidupan yang Ideal?

Kehidupan ideal adalah kehidupan yang sesuai dengan apa yang kita inginkan, dan kehidupan ideal setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung dari apa yang diinginkannya di dalam hidup. Namun, apakah semua kehidupan yang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan bisa dikatakan sebagai kehidupan yang tidak ideal?


Tidak selalu, karena kata ideal bisa bermakna luas.


Bersyukur dengan kehidupan kita saat ini, juga merupakan bentuk dari kehidupan yang ideal, karena memang begitulah seharusnya manusia hidup.


Menjalani kehidupan dengan baik, tidak membebankan kehidupan kita kepada orang lain, tidak melihat kehidupan orang lain lebih baik daripada kehidupan kita dan tetap setia mendampingi pasangan dalam suka maupun duka juga merupakan contoh lain dari kehidupan yang ideal.


Jika, kita memandang dari sisi agama, maka kehidupan yang ideal adalah kehidupan yang bisa menyeimbangkan antara kehidupan dunia dan kehidupan akhirat. Kehidupan yang bisa menyelaraskan antara kehidupan bertuhan dan kehidupan di dunia.


Jadi, ketika kita merasa kehidupan kita tidak ideal, maka lihat dulu dari sisi mana yang tidak ideal.


Ingat, hidup yang kita inginkan tidak selalu ideal dalam perspektif yang lain. Jika kata ideal yang kita inginkan menjauhkan kita dari tujuan hidup yang sebenarnya, maka jelas itu bukan kehidupan ideal yang seharusnya kita capai.


Perbaiki pola pikir kita tentang kehidupan ideal ini dan jangan pernah termakan oleh kata motivasi omong kosong yang sering kali memaksa kita untuk tidak bersyukur dengan kehidupan saat ini.

Bagaimana Kehidupan Yang Ideal?

Jika kita bisa menarik kesimpulan dari ulasan di atas, maka kita bisa menyimpulkan bahwa kehidupan yang ideal adalah kehidupan yang penuh dengan rasa syukur.


Kehidupan yang ideal adalah kehidupan yang terus berjalan dengan apapun kondisinya saat ini sambil terus berusaha memperbaiki dan terus mencapai apa yang kita inginkan.


Ketika kita bisa hidup dengan rasa syukur maka kehidupan akan berjalan ideal dengan sendirinya. Sebab, rasa syukur akan mewujudkan banyak hal dalam hidup kita, mulai dari ketenangan hati, pikiran yang positif, dan perasaan yang bahagia.


Rasa syukur juga akan menghindari kita dari prasangka buruk terhadap orang lain, rasa iri dan dengki serta bisa memberi kekuatan untuk menerima kondisi diri kita saat ini.


Bukankah, hal ini cukup untuk membuat hidup kita menjadi lebih tenang dan bahagia? Dan kehidupan apa yang lebih ideal dari kehidupan yang tenang dan bahagia?


Tidak ada bukan?


Kehidupan yang tenang dan bahagia adalah kondisi kehidupan ideal yang sesungguhnya, entah itu kehidupan yang sesuai dengan apa yang dulu kita impikan atau pun tidak.

Wujudkan Kehidupan Ideal Dengan Bersyukur

Jadi, mulailah kehidupan ideal Anda dengan menanamkan rasa syukur dari setiap hal yang Anda jalani.


Nah, untuk meningkatkan rasa syukur, mungkin Anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

• Coba pikirkan tiga hal hari ini yang perlu Anda syukuri, apapun itu, kecil sekalipun.
• Ungkapkan rasa syukur tersebut. Rasa syukur bisa diungkapkan dengan berbagai cara, mulai dari mengungkapkannya dengan ucapan atau membuat jurnal. Ceritakan semua yang bisa Anda amati di sekitar Anda dan katakan betapa hebatnya Anda dalam menjalani rutinitas hari ini.
• Melakukan ritual bersyukur, seperti menikmati makanan, bersedekah, berdoa kepada Tuhan dan lain sebagainya.
• Mengingat kehidupan masa sulit yang pernah kita jalani. Hal ini sangat ampuh untuk mengembalikan rasa syukur yang mendadak hilang dari hati.
• Meluangkan waktu bersama orang-orang yang Anda sayangi, bersama pasangan, anak, orang tua, keluarga atau sahabat.
• Melakukan aktivitas yang menyenangkan, karena hal ini akan membuat Anda lebih bahagia.

Komentar

Postingan Populer